This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

About

Kamis, 26 April 2012

sejarah abd kahar muzakkar


SEJARAH SINGKAT
Abdul Kahar Muzakkar (ada pula yang menuliskannya dengan nama Abdul Qahhar Mudzakkar; lahir di Lanipa, Kabupaten Luwu, 24 Maret 1921 – meninggal 3 Februari 1965 pada umur 43 tahun; nama kecilnyaLa Domeng) adalah seorang figur karismatik dan legendaris dari tanah Luwu, yang merupakan pendiri Tentara Islam Indonesia di Sulawesi. Ia adalah seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang terakhir berpangkat Letnan Kolonel atau Overste pada masa itu.
Ia tidak menyetujui kebijaksanaan pemerintahan presiden Soekarno pada masanya, sehingga balik menentang pemerintah pusat dengan mengangkat senjata. Ia dinyatakan pemerintah pusat sebagai pembangkan dan pemberontak.
Pada awal tahun 1950-an ia memimpin para bekas gerilyawan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara mendirikan TII (Tentara Islam Indonesia) kemudian bergabung dengan Darul Islam (DI), hingga dikemudian hari dikenal dengan nama DI/TII di Sulawesi Selatan dan Tenggara.
Pada tanggal 3 Februari 1965, melalui Operasi Tumpas, ia dinyatakan tertembak mati dalam pertempuran antara pasukan TNI dari satuan Siliwangi 330 dan anggota pengawal Kahar Muzakkar di Lasolo. Namun tidak pernah diperlihatkan pusaranya, mengakibatkan para bekas pengikutnya mempertanyakan kebenaran berita kejadiannya. Menurut kisah, jenazahnya dikuburkan di Kilometer 1 jalan raya Kendari.

Letnan Kolonel Abdul Kahar Muzakkar

Tertembaknya Kahar Muzakkar
TEPIAN Sungai Lasolo, Sulawesi Tenggara, menjelang dini hari 2 Februari 1965. Dalam kegelapan, satu regu pasukan dari Batalyon 330 Kujang I, asal Kodam Siliwangi, tersesat kehilangan arah. Beberapa jam sebelumnya, kompas perlengkapan regu yang dipimpin Pembantu Letnan Satu Umar Sumarna itu tiba-tiba rusak.
Para prajurit yang semua berasal dari Jawa Barat itu hanya tahu, mereka tengah berada di ketinggian. Sementara Sungai Lasolo, yang menjadi penanda arah, berada di lembah di bawah mereka. ”Kami benar-benar nyasar dan harus melakukan upaya survival,” kata Ili Sadeli, kini 64 tahun, seorang anggota regu yang tersesat itu, kepada Sulhan Syafi’i dari Gatra.
Tiga puluh enam tahun telah berlalu tapi Sadeli, yang ditemui dirumahnya di Desa Sukamandi, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, masih mengingat jelas pengalamannya. Menurut Sadeli, ketika terang tanah, tiba-tiba saja pasukannya melihat di sungai ada beberapa orang tengah mencuci beras. Yang lebih mengagetkan: muncul pula beberapa pria berpakaian hijau dan memanggul senjata.
Tahulah mereka bahwa tujuan perjalanan jauh mereka –dari Jawa Barat hingga Makassar– telah makin dekat. Regu Umar Sumarna adalah bagian dari bantuan pasukan asal Kodam Siliwangi pada Komandan Operasi Kilat pemberantasan gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) Panglima Kodam Hasanuddin, Brigadir Jenderal Andi Muhammad Jusuf.
Karena yakin yang terlihat itu adalah kelompok DI/TII Kahar Muzakkar, Umar memerintahkan 18 anggota pasukannya untuk menggelar strategi penyerangan ke perkampungan tempat kediaman kelompok itu. Ili Sadeli, yang ketika itu berpangkat kopral dua, bersama lima anak buahnya, ditugasi berjaga di sepanjang jalan setapak menuju sungai.
Rupanya, Umar berjaga-jaga jika ada anggota kelompok Kahar yang melarikan diri ke arah sungai. Ketika malam tiba, ke-13 prajurit regu Umar Sumarna mulai merangsek ke perkampungan pasukan DI/TII. Dini hari 3 Februari, terjadilah baku tembak antara regu Umar dan pasukan DI/TII. Ketika itulah, lima anak buah Ili Sadeli meninggalkan posnya di jalan setapak, untuk ikut menyerbu.
Sadeli, yang sendirian dan masih bersembunyi di sebuah pohon besar dihalangi semak-semak, tiba-tiba mendengar suara tapak kaki yang melintas. Tapi, orang pertama ini lewat melenggang. ”Saya tegang, senjata pun macet,” kata Ili Sadeli. Tak berapa lama, terdengar satu lagi langkah kaki mendekati tempat Ili Sadeli. Kali ini, muncul sosok bertubuh tegap.
Ketika makin mendekat, terlihat jelas orang itu berkepala sedikit botak, berkacamata, dan raut mukanya bersih serta rambutnya ikal. ”Wah, wajahnya persis seperti terlihat di foto Kahar Muzakkar,” bisik Sadeli. Semula Sadeli mau menyergapnya. Tapi, karena orang itu membawa granat, akhirnya Sadeli memilih memuntahkan peluru dari jarak dua meter.
Tiga peluru pun terlontar menembus dada. Orang itu langsung tersungkur di depan Ili Sadeli, tepat pukul 06.05 WIB. ”Kahar geus beunang… hoi, Kahar geus beunang (Kahar sudah tertangkap),” Sadeli berteriak. Mendengar teriakan Sadeli yang berulang-ulang, regu Umar pun bergegas memeriksa mayat itu.
Di ransel kecil korban ditemukan beberapa dokumen DI/TII, yang menunjukkan bahwa jenazah itu adalah Kahar Muzakkar, yang selama ini dicari. Toh, keberhasilan regu Umar Sumarna, dan Ili Sadeli, tak lantas mengakhiri sejarah Kahar Muzakkar. Kontroversi mengenai kematian Kahar justru muncul setelah penembakan ini.
Sebab, banyak anak buah dan pendukung Kahar yakin, yang ditembak oleh Ili Sadeli bukanlah Kahar yang sebenarnya. Kahar yang asli, menurut mereka, telah lenyap menyembunyikan diri. Kontroversi inilah yang terus berkembang hingga 36 tahun setelah penembakan oleh Ili Sadeli ini (baca: Reinkarnasi Kontrarevolusi).

Jusuf Menolak Memberitahu
Ketidakjelasan di mana jenazah Kahar Muzakkar dikuburkan juga menambah kecurigaan bahwa Kahar tak benar-benar mati. Hasan Kamal Muzakkar, 52 tahun, anak sulung Kahar dari istrinya, Corry van Stenus, mewakili keluarganya pernah datang pada M. Jusuf untuk meminta keterangan tentang makam ayahnya. Tapi, Jusuf menolak memberitahu.

Jenderal M. Jusuf
”Menurut Jusuf, kalau letak kuburan Kahar diketahui masyarakat, makamnya akan disembah dan dikeramatkan. Itu syirik,” kata Hasan Kamal Muzakkar kepada Gatra. Membisunya M. Jusuf soal makam Kahar ini menyebabkan di masyarakat muncul banyak versi tentang di mana sebenarnya letak makam Kahar.
Salah satu versi menyebutkan, berdasarkan salah satu sumber intelijen di TNI Angkatan Darat, ketika jenazah dibawa ke Jakarta, sebenarnya ada dua peti jenazah. Satu dibuang ke laut, satu peti lainnya dibawa lagi ke Makassar dan dimakamkan di taman makam pahlawan. Ini menyebabkan sebuah kuburan tak bernama di sebelah kiri gerbang taman makam pahlawan dianggap sebagai kuburan Kahar Muzakkar.
Versi lain datang dari KH Mas’ud, kerabat dekat Kahar Muzakkar. Menurut versi ini, makam Kahar Muzakkar sebenarnya terletak dekat sebuah pohon besar di dekat jalan menuju Bandara Makassar. Semua kesimpangsiuran mengenai letak makam Kahar –kalau jenazahnya benar dikuburkan– membuat kepercayaan tentang masih hidupnya Kahar terus terpelihara.
Hingga kini, sebagaimana dilaporkan wartawan Gatra Zaenal Dalle, di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, tempat kelahiran dan basis perjuangan Kahar, pendatang perlu berhati-hati bila bercakap bahwa Kahar telah wafat. Sebab, bisa-bisa akan kena damprat penduduk setempat yang fanatik pada Kahar, dan percaya ia masih hidup.
Pada 1989, sebuah jajak pendapat yang dilakukan seorang mahasiswa Universitas Hasanuddin memperoleh hasil yang mengejutkan. Jajak pendapat itu mengambil sampel 200 responden, warga Makassar berusia 19-23 tahun –yang tentu saja tak bersentuhan langsung dengan gerakan DI/TII. Hasilnya; 75% yakin bahwa Kahar Muzakkar masih hidup!
Toh, bagi istri kedua Kahar, Corry van Stenus, kini 78 tahun, kematian suaminya adalah sebuah kepastian. Ia memang tak menyaksikan langsung jasad Kahar. Tapi, bagi Corry, isyarat perpisahan dari Kahar jauh lebih ia percayai. Ketika pasukannya mulai berkurang, Kahar sempat meminta Corry bersembunyi bersama anak bungsunya, Abdullah Mudzakkar, yang baru berusia delapan tahun.

Isyarat Perpisahan
”Saya titipkan untukmu satu peleton pasukan inti. Pergilah,” kata Kahar. Lalu Corry pun diantar Kahar ke salah satu puncak Gunung Kambiasu. Ketika akan berpisah, Kahar tidak bisa menahan tangis. Ia memeluk Corry dan berkata, ”Istriku, barangkali inilah pertemuan kita yang terakhir di dunia ini. Selanjutnya, biarlah kita bertemu di akhirat.”
Bagi Corry, ucapan Kahar itulah isyarat perpisahan dari Kahar. Kepada Corry, Kahar tak berpesan banyak. ”Jaga kesehatanmu, Corry. Bimbing dan pelihara anakmu baik-baik, agar jadi anak yang saleh. Bertawakallah kepada Allah. Itu saja pesan Kahar,” kata Corry dengan nada sedih. Saat berpisah, Kahar memeluk Abdullah erat-erat.
Corry mengenang, Kahar, yang terkenal berwatak keras, ketika itu tak sanggup membendung kesedihannya yang mendalam. Hingga, berkali-kali Kahar kembali mengejar Corry sekadar untuk memberikan salam perpisahan. Tiga bulan setelah peristiwa itu, Corry membaca kabar kematian Kahar dari ribuan pamflet yang disebarkan dari helikopter.
Corry pun turun gunung, dan berusaha mengejar jenazah Kahar yang dibawa ke Pakoe. Tapi, M. Jusuf –yang bertanggung jawab atas jenazah Kahar– melarang Corry melihat jenazah suaminya. ”Jusuf bilang, apa perlunya melihat jenazah Kahar. Toh, jenazahnya sudah diangkut dengan heli menuju Makassar,” kata Corry.
Beruntung, sebelumnya M. Jusuf sempat memanggil dua anak Kahar, Abdullah Ashal dan Farida, yang ditemani suaminya, Andi Semangat, untuk melihat jenazah Kahar di Rumah Sakit Palemonia, Makassar. Berdasarkan cerita anak-anaknya itulah, Corry makin yakin bahwa jenazah itu adalah Kahar Muzakkar. Sebab, ada bekas eksem di kaki, leher, serta cambangnya.
Kahar, yang kelak penuh mitos ini, sebenarnya lahir dari keluarga biasa. Dengan nama Kahar, ia lahir pada 24 Maret 1921 di Kampung Lanipa, Luwu, Sulawesi Selatan, dari lingkungan keluarga Bugis-Luwu yang dikenal memiliki keberanian luar biasa. Kahar pun sejak kecil menunjukkan keberaniannya. Ia sangat suka main perang-perangan. Kalau berkelahi, ia tak pernah kalah.

Mengawal Soekarno
Ayah Kahar, yang bernama Malinrang, memiliki banyak sawah dan ladang. Walau tak berasal dari kalangan bangsawan, ayah Kahar memiliki kemampuan berdagang yang baik, sehingga punya banyak uang dan disegani masyarakat. Tapi uniknya, Kahar justru tumbuh menjadi remaja yang gemar main domino. Karena itu, orang menjuluki Kahar ”La Domeng”, alias tukang main domino.
Setelah tamat sekolah rakyat pada 1938, Kahar dikirim orangtuanya ke Solo, Jawa Tengah, untuk belajar di sekolah Mualimin Muhammadiyah. Konon, di sekolah inilah KH Sulaeman Habib, Mufti Besar Republik Persatuan Islam Indonesia (RPII) –negara yang didirikan Kahar– pertama kali bertemu tokoh ini.
Sulaeman Habib pulalah yang mengusulkan penambahan nama Kahar menjadi Abdul Kahar Muzakkar, mengambil nama seorang guru sekolah Mualimin, yang bernama Kahar Muzakkir. Namun, Kahar tak berhasil menamatkan sekolahnya di Solo. Setelah memperistri Siti Walinah, seorang gadis Solo, ia kembali ke kampung halamannya pada 1941.
Di Luwu, Kahar sempat bekerja di sebuah instansi Jepang, Nippon Dahopo. Tapi, sikap antifeodalisme dan antipenjajahan Kahar terlalu kental. Akibatnya, ia tak hanya dibenci Jepang, Kahar pun tak disukai Kerajaan Luwu. Kahar difitnah. Ia dituduh mencuri. Kerajaan pun menghukumnya dengan hukum adat: diusir dari Luwu.
Maka, untuk kedua kalinya, pada Mei 1943, Kahar meninggalkan kampung halamannya, balik ke Solo. Di kota ini, ia mendirikan toko Usaha Semangat Muda. Tapi, ternyata Kahar lebih tergoda oleh pergerakan kemerdekaan. Maka, setelah proklamasi 17 Agustus 1945, ia pergi ke Jakarta.
Di Ibu Kota, Kahar mendirikan Gerakan Pemuda Indonesia Sulawesi, yang kemudian menjadi Kebaktian Rakjat Indonesia Sulawesi. Di Jakarta pula Kahar membuktikan keberaniannya. Pada rapat raksasa di Ikada, 19 September 1945, ia ikut mengawal Soekarno.

Ir. Soekarno, Presiden Pertama RI

Menghadang Bayonet Jepang
Ketika Bung Karno dan Bung Hatta didesak untuk berpidato, tidak banyak orang yang berani berdiri di depan mobil. Tapi, Kahar termasuk segelintir pemuda yang nekat melepaskan dua tokoh itu dari kepungan bayonet tentara Jepang. Dengan berani, Kahar mendesak mundur bayonet-bayonet pasukan Jepang yang saat itu sudah mengepung kedua proklamator itu.
Pada Desember 1945, Kahar membebaskan 800 tahanan di Nusakambangan, dan membentuknya menjadi laskar andalan di bawah Badan Penyelidik Khusus, badan intelijen di bawah pimpinan Kolonel Zulkifli Lubis. Kahar juga mengikuti berbagai pertempuran penting untuk mempertahankan kemerdekaan. Tak mengherankan, karier Kahar di Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI) makin menanjak.
Kahar, misalnya, dipercaya menjadi Komandan Persiapan Tentara Republik Indonesia-Sulawesi. Ia pun manjadi orang Bugis-Makassar pertama yang berpangkat letnan kolonel (letkol). Tapi, perjalanan karier Kahar ternyata tidak selamanya mulus. Ketika pasukan di luar Jawa direorganisasi menjadi satu brigade, Kahar tak ditunjuk sebagai pemimpin.
Yang ditunjuk adalah Letkol J.F. Warouw. Sedangkan Kahar hanya dipilih sebagai wakil komandan. Pada 1952, setelah berhasil menumpas pemberontakan Andi Aziz di Sulawesi Selatan, Kahar menuntut Kesatoean Gerilya Sulawesi Selatan (KGSS), yang terdiri dari 10 batalyon, secara otomatis dimasukkan ke dalam APRI dan menjadi Brigade Hasanuddin dibawah kepemimpinannya.
Tapi, Kolonel Kawilarang, Panglima Wirabuana saat itu, menolak. Kekecewaan Kahar pun memuncak. Ia meletakkan pangkat letkolnya di depan Kawilarang. Menurut Anhar Gonggong, sejarawan dari Universitas Indonesia, rentetan kegagalan itu membuat Kahar merasa gagal mengembalikan siri pesse (harga diri)-nya sebagai orang Bugis-Makassar.
Menurut analisis Anhar Gonggong, setelah 1953 itu, selain akumulasi siri pesse, ideologi Islam juga sudah mulai membentuk jati diri Kahar. Pada 3 Agustus 1953, Kahar dan KGSS-nya menyatakan bergabung dengan gerakan DI/TII Kartosoewirjo. Belakangan, pada 1962, Kahar membentuk RPII, yang terpisah dari DI/TII Kartosoewirjo.

Penghargaan Khusus untuk Corry
Kekerasan hati Kahar sebagai pejuang membuatnya menjadikan pernikahan juga sebagai bagian dari perjuangannya. Istri pertamanya, Siti Walinah, ia ceraikan karena tidak mau diajak berjuang di Sulawesi. Banyak pernikahan Kahar lebih dilandasi kepentingan perjuangan dari kepentingan lain. Secara keseluruhan, Kahar tercatat memiliki sembilan istri, dan 15 anak.
Tapi, dari semua istrinya, tampaknya Corry van Stenus-lah yang memiliki kedudukan paling istimewa. Sebab, sebagai istri, Corry mengizinkan Kahar menikah lagi berkali-kali. Alasan masing-masing pernikahan Kahar memang berbeda-beda. Boleh jadi, Corry mengerti dan menyetujui semua alasan Kahar menikahi banyak istri.
Ketika menikahi Corry van Stenus, misalnya. Kahar bermaksud mengislamkan dan mengajaknya ikut berjuang. Ketika memutuskan menikahi Siti Hami –yang dinikahi Kahar pada usia 60 tahun– Kahar berharap istrinya ini dapat membantu membiayai perjuangannya. Siti Hami memang memiliki kebun kopra sangat luas.
Istri lain Kahar, Siti Habibah, dinikahi untuk menjaga kehormatan istri panglimanya yang gugur dalam pertempuran. Kahar juga pernah menikahi salah satu istrinya sebagai simbol pendobrakannya pada nilai-nilai feodalisme. Walau bukan berasal dari kelompok bangsawan, Kahar sangat dihormati, sehingga banyak wanita bangsawan menawarkan diri untuk dipersunting.
Tapi, Kahar justru memilih Daya sebagai istri terakhirnya. Daya adalah gadis berusia 15 tahun dari suku Marunene, suku yang biasa dijadikan budak oleh bangsawan Bugis. Yang unik, Corry-lah yang melamar beberapa istri Kahar lainnya. Corry-lah yang melamar Siti Hami untuk Kahar. Bahkan, Corry memandikan Daya dengan tangannya sendiri, sebelum dinikahkan.
Untuk semua pengabdian Corry, Kahar punya penghargaan khusus. Dalam ceramah di depan para pendukungnya, Kahar selalu menegaskan, ”Sepeninggalku, kalian boleh menikahi semua bekas istriku, kecuali Corry. Haram hukumnya, karena riwayat hidup saya akan menjadi rusak.” Dan terbukti, dari semua istri Kahar, yang tidak menikah lagi hanya Corry van Stenus.

Meninggalkan 20 Buku
Corry berasal dari keluarga yang cukup terkemuka. Ayahnya seorang indo-Belanda, Adnan Bernard van Stenus. Sedangkan ibunya, Supinah, berasal dari Solo. Ketika Corry belajar di sekolah Belanda, Handel School di Solo, Kahar sudah tertarik padanya. Kahar tidak pernah absen menunggui Corry di Stasiun Balapan, Solo.
Corry, yang ketika itu tinggal di Klaten, biasa pulang-pergi dengan kereta api. Kehadiran rutin Kahar tentu dicurigai Corry. Apalagi, Kahar selalu menggodanya. Suatu kali, Kahar pernah mengambil penggaris dari belakang tas Corry. Setelah Corry naik kereta, barulah penggaris itu dikembalikan Kahar.
Belakangan, Kahar memberanikan diri mengirim utusan dan surat ke orangtua Corry. ”Saya pun dimarahi orangtua, karena berkenalan dengan orang Sulawesi,” Corry mengenang. Maklum, ketika itu sudah ada tiga pemuda lain yang melamar Corry: seorang dokter spesialis keturuan indo-Belanda, seorang kepala sekolah, dan seorang polisi.
Jelas saja lamaran Kahar ditolak orangtua Corry, yang lebih tertarik memilih dokter spesialis bernama Dapelaaf. Mendengar lamarannya ditolak, Kahar tidak mundur. Ia malah memanggil Dapelaaf. ”Kamu mau selamat atau tidak?” Kahar bertanya. ”Lebih baik mundur saja. Saya yang mau menikahi Corry dan membawanya berjuang di Sulawesi.”
Setelah Dapelaaf mundur teratur, Kahar pun memberanikan diri datang langsung ke orangtua Corry. Ia berterus terang ingin menikahi Corry. Tampaknya, orangtua Corry tertarik pada kesopanan, keberanian, dan wawasan Kahar. Apalagi, Kahar ternyata menguasai bahasa Belanda. Boleh jadi, kedudukan Kahar sebagai perwira penting APRI ikut mempengaruhi.
Lamaran Kahar pun diterima, karena mendapat dukungan dari keluarga ibu Corry, yang Islam. Tapi, Corry minta syarat, sebelum menikah, Kahar harus lebih dulu mendatangkan ulama yang bisa mengislamkan Corry, serta mengajarkan agama Islam. Setelah enam bulan, dan pandai mengaji, barulah Corry merasa siap. Keluarga yang dibangun Kahar dan Corry pun kemudian tak terpisahkan.
Walau tak banyak bertemu dengan Kahar, hampir semua anak Kahar merasa dekat dengan sang ayah. Abdullah Mudzakkar, anak bungsunya dari Corry, punya kenangan khusus tentang ayahnya. Seingat dia, ke mana-mana Kahar tak pernah lepas dari ransel kecil yang berisi dokumen, Al-Quran, hadis, dan buku harian.
Setiap waktu luang dipakainya untuk menulis. Tak mengherankan jika kemudian Kahar menghasilkan 20 buku tentang politik, Islam, dan ketatanegaraan. Menurut Anhar Gonggong, kualitas tulisan Kahar cukup baik. Misalnya, tidak kalah jika dibandingkan dengan tulisan Jenderal A.H. Nasution (almarhum).

Sabtu, 07 April 2012

penemu awal sistem windonws

Menilik kisah di masa terjadinya revolusi personal computer (PC), seorang Bill Gates yang telah drop out dari Universitas Harvard pada tahun 1975, mengawali masa peradaban komputer dengan mendirikan Microsoft Corp. Visi utama dari Microsoft Corp adalah menciptakan komputer di setiap meja dan setiap rumah.Setelah melalui hampir tiga dekade belakangan ini, Gates telah men-stop aktivitasnya sebagai pemilik perusahaan software terbesar pada hari Jumat (27/06) ini dan akan resmi keluar pada Senin (30/06) besok. Gates dengan rupa tampak masih muda dan rambut berwarna abu-abu, telah memiliki rencana akan menjadi seorang dermawan dan kemudian mendirikan sebuah organisasi amal bernama “Bill & Melinda Gates Foundation”, yang dibangun untuk masa depan yang lebih luas dan demi perkembangan dunia.Gates pertama kali membuat program pada umur 13 tahun, dengan menciptakan system penjadwalan kelas untuk sekolahnya di Seattle. Dari pengalamannya tersebut, Gates menyadari bahwa software sangat berpotensial untuk mengubah cara kerja manusia, cara bermain dan cara berkomunikasi. Gates juga mengerti bahwa revolusi software lebih penting daripada hardware. Kemudian Gates mengajak temannya yakni Allen dan Steve Ballmer (CEO Microsoft) untuk keluar dari sekolah, dan kemudian membangun Microsoft dan menciptakan visi sebagai penyedia software microcomputer pada tahun 1986. Hal tersebut telah menjadikan Bill Gates sebagai miliarder termuda sedunia di usianya yang baru menginjak 31 tahun.Lalu bagaimana dengan Microsoft setelah Bill Gates pensiun?Tidak ada yang sehebat Gates dalam memimpin Microsoft. Ballmer bukanlah orang teknologi dan analis karena dia hanya seperti seorang ‘salesman’ yang `masalah penjualan software. Microsoft sepertinya akan kehilangan bentuk untuk masa depannya, berupa keg`agalan pada Windows dan perubahan interface yang aneh pada Office dan Internet Explorer di pasar software. JIka inti bisnis Microsoft dalam mengembangkan Windows atau Office berjalan lambat atau bahkan gagal, maka aplikasi lain yang telah dkembangkan oleh Microsoft, dimungkinkan tidak dapat bertahan. Namun, pada waktu yang sama, Microsoft juga telah mengalami kemajuan dengan membangun system operasi untuk server Windows Server 2008), sharing server dengan (SharePoint 2007), sekaligus teknologi touch-interface (Microsoft Surface), dan aplikasi bisnis (Microsoft Dynamics) dengan user interface kelas dunia. Hal ini sebagai gambaran visi dan kekuatan baru Microsoft setelah ditinggal oleh Gates. (h_n)

Jumat, 06 April 2012

KEAJAIBAN MATEMATIKA

1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321

1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 + 10 = 1111111111

9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888

Hebatkan?
Coba lihat simetri ini :

1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 = 1234567654321
11111111 x 11111111 = 123456787654321
111111111 x 111111111 = 123456789876543 21

kurang hebat,,,,
Sekarang lihat ini

Jika 101% dilihat dari sudut pandangan Matematika, apakah ia sama dengan 100%, atau ia LEBIH dari 100%?
Kita selalu mendengar orang berkata dia bisa memberi lebih dari 100%, atau kita selalu dalam situasi dimana seseorang ingin kita memberi 100% sepenuhnya.
Bagaimana bila ingin mencapai 101%?
Apakah nilai 100% dalam hidup?
Mungkin sedikit formula matematika dibawah ini dapat membantu memberi
jawabannya.

Jika ABCDEFGHIJKLMNO PQRSTUVWXYZ

Disamakan sebagai 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Maka, kata KERJA KERAS bernilai :
11 + 5 + 18 + 10 + 1 + 11 + 5 + 18 + 19 + 1 = 99%

H-A-R-D-W-O-R-K
8 + 1 + 18 + 4 + 23 + !5 + 18 + 11 = 99%

K-N-O-W-L-E-D-G -E
11 + 14 + 15 + 23 + 12 + 5 + 4 + 7 + 5 = 96%

A-T-T-I-T-U-D-E
1 + 20 + 20 + 9 + 20 + 21 + 4 + 5 = 100%

Sikap diri atau ATTITUDE adalah perkara utama untuk mencapai 100% dalam hidup kita. Jika kita kerja keras sekalipun tapi tidak ada ATTITUDE yang positif didalam diri, kita masih belum mencapai 100%.

Tapi, SAYANG ALLAH
19 + 1 + 25 + 1 + 14 + 7 + 1 + 12 + 12 + 1 + 8 = 101%

Kamis, 05 April 2012

Cerita Dewasa "Bu Guru Orang Sunda"

Cerita Dewasa "Bu Guru Orang Sunda" - Kenangan indah kulalui dengan Bu guru mumum, mulai dari mengintip selangkangan Bu Mumum sampai akhirnya aku merasakan indahnya dekapan dan mesranya goyang Bu Mumum. Berikut Cerita Dewasatersebut:

Namaku Arif, ini adalah kisah yang baru saja aku alami. Aku adalah siswa dari salah satu SMA negeri terkenal. Saat ini aku duduk di kelas tiga jurusan IPS. Memasuki tahun 2007 berarti persiapan buatku untk lebih serius belajar menghadapi ujian akhir. 

Aku tahu aku tidak begitu pintar, maka itu aku selalu mencari cara agar guru-guru bisa membantuku dengan nilai. Cara yang aku gunakan adalah selalu mengajukan diri untuk menjadi kordinator pelajaran di sekolah.

Pengalaman menjadi kordinator di kelas tiga inilah yang membawa diriku ke pengalaman yang tak akan pernah kulupakan seumur hidup. Awalnya aku biasa-biasa saja ketika mendengar aku dipilih menjadi koordinator pelajaran Pendidikan Pancasila. 

Namun lama-lama aku senang karena ternyata bu Mumum lah yang kembali mengajar kelasku. Ya, bu Mumum adalah guru pancasila saat aku kelas 2. Di kelas 2, bu Mumum sering jadi bahan bisik-bisik teman-teman laki2 ku. 

Bagaimana tidak, di kelasku itu, meja guru yang menghadap ke arah murid-murid, di depannya biasanya khan tertutup, sehingga kaki guru tidak terlihat dari arah murid, nah, di kelasku mejanya depannya tidak tertutup, jadi setiap guru yang duduk selalu kelihatan kaki dan posisi duduknya. Diantara semua guru, bu Yosi, bu Rahma, bu Tati dan sebagainya, mereka semua sadar akan keadaan meja itu dan sadar bagaimana harus duduk di kursi itu, hanya bu Mumum mutmainah lah yang tidak sadar. Beliau selalu mngajar sambil duduk dan memberikan pelajaran mengenai moral pancasila. 

Bu Mumum tidak sadar, jika ia duduk selalu agak mengangkang dan hampir setiap dia mengajar anak-anak cowo selalu memaksa duduk di depan supaya bisa lebih jelas melihat paha bu Mumum dan celana dalamnya yang berwarna krem.

Banyak teman-teman yang diam-diam mengambil foto selangkangan bu Mumum dari bawah meja dengan Handphone, namun hasilnya selalu tidak memuaskan karena gelap. Aku pun termasuk salah seorang dari mereka yang selalu horny lihat paha bu Mumum. 

Bu Mumum berusia 43 tahun, dari logat bicaranya, beliau orang sunda. Kulitnya putih agak keriput dan kemerahan. Semakin dia tidak memakai make-up, semakin nafsu teman-temanku melihatnya. Karena kulitnya menjadi agak mengkilat.

Kembali ke ceritaku, aku pun semakin sering berkomunikasi dengan bu Mumum. Dan aku mencari cara agar aku bisa menarik perhatiannya. Sisi positifnya membuat aku terpaksa membaca-baca hal-hal soal moral dan pancasila dan berusaha mencari-cari pertanyaan untuk sekedar aku tanyakan kepada bu Mumum. 

Ini supaya bisa menjadi alasan untukku lebih dekat dengannya. Jika berbicara lebih dekat dengan bu Mumum, aku lihat dari dekat kulitnya yang putih agak berbintik kemerahan dan keriput sedikit disana sini. Pantas saja bu Mumum selalu memakai bedak karena kulitnya akan mengkilat dan berminyak jika polos. Namun semakin membuatku bernafsu, karena pikiran ku udah terkotori dengan pengalaman saat kelas dua.

Semaksimal mungkin kubukat bu Mumum berpikiran bahwa aku adalah siswa yang sangat tertarik dengan apa yang ia ajarkan, walaupun sebenarnya tujuanku adalah dekat dengan dirinya.

Suatu hari aku bertanya apakah aku boleh meminjam beberapa buku mengenai nasionalisme yang sering bu Mumum ceritakan padaku. Bu Mumum bilang boleh saja, kalau mau ke rumah. Yes! akhirnya berhasil strategiku. Bu Mumum memberikan alamat rumahnya yang berada di Perumnas dekat SMA tiga di kotaku. 

Malamnya aku tidak bisa tidur, mengatur rencana seperti apa nanti kalau aku di rumah bu Mumum, mudah-mudahan suaminya belum pulang. Besok aku akan ke rumah bu Mumum sepulang sekolah, kudengar suami bu Mumum PNS di departemen pendidikan daerah, mudah-mudahan suaminya belum pulang sekitar jam dua sampai jam empat.

Esoknya sepulang sekolah aku langsung ke rumah bu Mumum. Tak disangka, saat aku sedang menyetop angkot untuk pergi ke rumah bu Mumum, ternyata bu Mumum juga tengah menunggu angkot.

“Eh, Rif, mo krumah ibu? ya sudah bareng saja”, aku senang sekali aku bisa pergi sama bu Mumum. Aku duduk bersebelahan bu Mumum di kursi depan angkot. Ooh, pahaku bersentuhan dengan pahanya yang mulus, aku takut ketahuan kalau penisku sudah mulai mengeras, maka aku tutupi dengan tasku. 

Sepanjang perjalanan bu Mumum cerita tentang keluarganya dan terkadang sedikit menanyakan tentang keluargaku. Aku berbohong bahwa aku sudah lama tidak mendapat kasih sayang seorang ibu, karena aku hidup terpisah, lalu aku bilang senang karena aku merasa bisa mendapatkan kenyamanan jika berbicara dan ngobrol dengan bu Mumum, rasanya bu Mumum sudah kuanggap ibu sendiri. 

Bu Mumum terharu dan Memegang tanganku!! Kata beliau, beliau senang mendengarnya lagian menurutnya aku anak yang baik. Dalam benakku, ya, aku memang anak “baik”, yang siap menikmati tubuh ibu. Aduh penisku sampai keluar pelumas saat itu, basah sekali.

Dua puluh menit kemudian, sampailah kami di rumah beliau. Ternyata dugaanku benar, tidak ada seorangpun di rumah beliau. Aku dipersilahkan duduk di ruang tamu. 

Bu Mumum bilang tunggu sebentar untuk ganti baju. Ganti baju??! dalam benakku aduh ingin sekali aku mengintip beliau ganti baju. Aku deg-degan, mataku mengarah kemana bu Mumum pergi. Beberapa menit bu Mumum keluar. Masih memakai baju gurnya sambil membawa buku. Yah, ternyata hari itu belum waktunya untukku, tapi ini adalah awal dari pengalaman yang sebenarnya.

Sejak itu aku jadi sering ke rmah bu Mumum dan kenal dengan keluarganya. Akhirnya puncak pegalaman ini, saat aku pura-pura menangis sedih frustasi akibat ayahku mau menikah lagi dan aku tidak setuju, karena itu ayahku mengusirku dan tidak boleh pulang ke rumah. Tentu saja ceritanya aku karang sendiri. 

Bu Mumum sangat bersimpati padaku, saat aku cerita panjang lebar di rumahnya tidak ada siapa-siapa, bu Mumum saat itu memakai daster dan tanpa make-up duduk disebelaku sambil memegang pundakku. Aku menangis pura-pura, bu Mumum menenangkan ku dengan memelukku.

Mmh, aku menyentuh pinggiran payudara bu Mumum. Akhirnya aku mencium aroma tubuhnya. Aku mempererat pelukanku dan kepalaku aku sandarkan di leher bu Mumum. aku bisa menghirup aroma lehernya. Bu Mumum memelukku erat pula. 

Secara nekat kuberanikan diriku untuk mencium pipi bu Mumum secara lembut. Dan bilang kalau aku minta maaf tapi aku merasa cuma bisa tenang jika dekat ibu Mumum. Bu Mumum bilang tidak apa-apa. Aku pun memberanikan mencium pipinya lagi, tapi kali ini lebih dekat ke pinggiran bibir, cukup lama kutempelkan bibirku di pinggiran bibirnya. 

Bu Mumum diam saja sambil terus memelukku dan mengelus-elus punggunggu sambil menenangkan. Apakah bu Mumum terasa bahwa penisku yang sudah menegang kutempelkan di pahanya. Ku coba menggesek-gesekkan perlahan penisku ke paha bu Mumum. 

Bu Mumum tahu. Namun beliau diam saja. Aku pegang pipi beliau, tentunya air mataku masih mengalir, sambil aku lekatkan bibirku dengan bibirnya sambil berkata “Ibu…”, bibir bu Mumum tidak terbuka, beliau tetap diam, walaupun bibirku bergerak-gerak mencium bibirnya. 

Berbarengan dengan itu, aku tekan dan gesekkan terus penisku yang sudah basah ke paha bu Mumum. Kami berdua duduk di sofa. Bu Mumum tahu aku sedang apa dan beliau diam saja, mebiarkan ku beronani dengan menggunakan paha dan bibirnya sebagai media masturbasiku. 

Aku gesek-gesekkan terus dan terus, bu Mumun tampaknya memejamkan mata dan tidak berkata apa-apa. OOh pembaca, wajahnya aku ciumi, nafasnya aku hirup, dan pahanya yang besar dan lembut aku tekan-telan dengan penis, gesek terus.. Ooh..terus… Dan akhirnya ouuhh.. Cepat sekali aku ejakulasi.

Aku pun lemas sambil memeluk ibu Mumum yang hampir posisinya setengah tertidur di sofa akibat aku tekan terus. Bu Mumum pelan-pelan bilang, “udah..? hm?”, kata bu Mumum pelan dan terdengar sayang sekali denganku. Aku minta maaf sekali lagi dan bu Mumum bilang ia mengerti.

Tentunya setelah kejadian itu, aku semakin dekat dengan ibu, sampai detik ini.. Suaminya dan teman-temanku tidak tahu hubungan kami. Walaupun aku belum sampai berhubungan seks dengan bu Mumum, namun bu Mumum selalu tahu dan bersedia menjadi media onaniku, dengan syarat pakaian kami masih kami kenakan, bu Mumum hanya menyediakan pahanya dan memperbolehkan aku menindihnya dan menekan-nekan penisku ke paha dekat selangkangannya sampai aku dapat klimaks. 

Maka itu, aku selalu membawa celana dalam cadangan saat aku bilang ke bu Mumum kalau aku ingin ke rumah ibu Mumum. Bu Mumum, arif sayang sama ibu. Biarlah arif tidak berhubungan seks dengan ibu tapi adanya ibu cukup membuat Arif bahagia. Bisa klimaks di atas tubuh ibu dan mencium bibir ibu…

Jumat, 10 Februari 2012

Tips Cara Onani / Masturbasi Yang Aman, Sehat, Enak, Baik Dan Benar - Ilmu Pendidikan Seksologi Pria


Tips Cara Onani / Masturbasi Yang Aman, Sehat, Enak, Baik Dan Benar - Ilmu Pendidikan Seksologi Pria

Artikel yang satu ini hanya boleh dibaca dan dipraktekkan oleh orang yang sudah dewasa / cukup umur saja dan ini hanya bersifat masukan untuk membuat kehidupan seks diri sendiri menjadi lebih indah, sehat, bersih, aman dan nikmat. Bagi yang menganggap onani atau yang lebih dikenal di masyarakat dengan sebutan coli / ngocok adalah haram, maka sebaiknya jangan anda lakukan.
Tip ini akan sangat membantu bagi pria / laki-laki yang memiliki nafsu yang besar, belum menikah dan tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap lawan jenis sehingga menyesal kemudian. Memuaskan nafsu diri sendiri lebih baik daripada nantinya melecehkan bahkan memperkosa seorang wanita, khususnya bagi yang memiliki nafsu tak terkontrol. Namun dianjurkan segera mencari pasangan dan menikah dengan baik. Jika seseorang memiliki ketahanan nafsu yang kuat maka masturbasi sudah tidak diperlukan lagi.
Ada baiknya onani paling banyak dilakukan satu kali sehari agar tidak banyak tenaga dan waktu yang terbuang. Pilih situasi dan kondisi yang tepat dan memungkinkan untuk melakukannya. Onani bersifat pribadi dan rahasia di mana orang lain tidak boleh tahu kalau kita sedang onani.
Teknik sederhana onani / masturbasi dasar :
Siapkan tempat yang dapat dikunci rapat dan tidak mengeluarkan banyak suara. Bisa disamarkan dengan suara musik atau suara lainnya yang tidak mencurigakan. Mulai dengan membayangkan si gadis, perempuan, wanita yang dikehendaki (jika kesulitan bisa menggunakan gambar). Anda bisa melakukannya di kamar tempat tidur, kamar mandi, tempat duduk, sofa dan sebagainya seseai dengan keinginan anda.
Gunakan minyak pelumas khusus onani atau minimal baby oil biasa yang tidak keras dan berbau tajam. Jika sudah tegang lumuri dengan pelicin dan kemudian kocok / usap-usah menurut selera anda perlahan. Latih jangan sampai keluar cepat agar tidak menjadi ejakulasi dini / prematur tetapi dapat tetap menikmati. Jika sudah klimaks / puncak maka di depan lubang kemaluan anda tadangi dengan tissue bersih yang dilebarkan dan dirangkap 2 atau 3 agar tidak bocor. Setelah selesai muncrat maka bersihkan dengan tissue lalu buang tisu kotor ke tempat sampah. Rapikan lokasi dari sisa pertempuran. Lalu mandi untuk membersihkan serta mensucikan diri.
Tambahan :
Tidak dianjurkan melakukan variasi masturbasy yang membahayakan. Lakukan yang simple / sederhana saja dan konsentrasi pada mencari istri yang mencintai anda dan aktifitas lain seperti kerja, kuliah, dll.

Selasa, 07 Februari 2012

SEJARAH DARI CHE GUEVARA


Dalam perjalanan sejarahnya, Hollywood sering kali menyajikan produk-produk yang konyol, tapi para pembuat film biasanya tidak menutupi perilaku sadis para pembunuh dalam film yang mereka produksi. Tapi Steven Soderbergh berbuat demikian dalam film garapannya yang baru mengenai kehidupan Che Guevara. Che, sang tokoh revolusioner, seperti ditampilkan aktor Benecio del Toro dalam film Soderbergh ini adalah khayalan belaka. Pahlawan kaum kiri dengan rambut dan cambang bagaikan seorang hippie, citra yang sekarang menjadi ikon di kaus dan cangkir gendut di seluruh dunia, cuma mitos yang diciptakan para propagandis Fidel Castro–semacam persilangan antara Don Quixote dan Robin Hood.
Seperti dongeng pada umumnya, mitos Che yang dibangun Fidel mengandung persamaan dengan fakta sejarah yang dilebih-lebihkan, tapi cerita sebenarnya jauh lebih gelap. Mungkin saja Robin Hood merampok si kaya dan, untuk menghilangkan jejaknya, membagi sebagian harta rampokannya kepada si miskin. Di Spanyol, pada abad pertengahan, kesatria-kesatria mirip Quixote mungkin saja berkeliaran di desa-desa, bukan untuk melawan naga di dalam dongeng, melainkan menghabisi sisa-sisa muslim dari negeri itu.
Cerita yang sama berlaku bagi Che yang legendaris itu. Tak ada seorang remaja yang berontak melawan kemapanan dan orang tua mereka yang tampaknya mampu menolak citra Che yang sangat memikat itu. Cukup dengan mengenakan kaus dengan wajah Che, mereka sudah menempuh jalan tersingkat dan termurah untuk menampakkan diri berpihak pada sisi sejarah yang benar.
Apa yang berlaku bagi remaja juga tampaknya berlaku di kalangan sutradara film muda. Pada 1960-an, “Che-look” dengan cambang dan baretnya merupakan semacam pernyataan politik. Sekarang wajah Che tidak lebih dari sekadar pernik fashion yang mengilhami karya-karya epik berdana besar Hollywood. Apakah nanti Che bisa juga dijadikan tema sebuah taman? Namun, pernah ada Che Guevara yang sebenarnya: ia kurang dikenal dibandingkan dengan boneka fiksi yang menggantikan Che Guevara sebenarnya. Che yang sebenarnya merupakan tokoh yang lebih berarti daripada “klon” fiksi karena ia merupakan titisan dari apa arti sebenarnya revolusi dan Marxisme abad ke-20.
Che bukan seorang humanis. Sesungguhnya tidak ada pemimpin komunis yang memiliki nilai-nilai humanis. Karl Marx pasti bukan. Setia dengan Marx pendiri gerakan komunis, Stalin, Mao, Castro, dan Che, tidak menaruh respek terhadap nyawa manusia. Untuk membentuk suatu dunia baru perlu diguyurkan darah. Ketika dikecam salah seorang kawan separtainya karena matinya jutaan rakyat Cina selama revolusi, Mao menjawab bukankah ribuan rakyat Cina mati setiap hari, jadi apa artinya kematian itu? Begitu juga Che bisa membunuh dan menjawab pertanyaan yang sama dengan mengangkat bahu. Che, yang mengenyam pendidikan kedokteran di Argentina, bukan memilih untuk menyelamatkan nyawa manusia, melainkan memilih membunuhnya. Setelah merebut kekuasaan, Che menghukum mati 500 “musuh” revolusi tanpa pengadilan.
Castro, yang bukan seorang humanis, berupaya mengekang Guevara dengan menunjuknya sebagai menteri industri. Seperti mudah diduga, Che menerapkan kebijakan ala Uni Soviet terhadap rakyat Kuba: pertanian dihancurkan dan pabrik hantu bertebaran di mana-mana. Ia tidak peduli dengan ekonomi Kuba atau rakyatnya. Tujuannya adalah melakukan revolusi untuk revolusi, apa pun artinya, seperti seniman mengatakan seni untuk seni.
Sesungguhnya, tanpa ideologi, Che tidak lebih daripada seorang pelaku pembunuhan berantai. Slogan ideologis membuat ia bisa membunuh lebih banyak daripada yang dapat dibayangkan seorang pelaku pembunuhan berantai. Dan semuanya atas nama keadilan. Lima abad yang lalu, Che mungkin bisa menjadi salah seorang dari pendeta-pendeta merangkap serdadu yang membantai penduduk asli Amerika Latin atas nama Tuhan. Atas nama sejarah, Che juga memandang pembantaian sebagai jalan menuju tercapainya suatu tujuan yang agung.
Tapi, andaikan kita menilai pahlawan Marxis itu menurut kriterianya sendiri, apakah benar ia telah mengubah dunia? Jawabannya, ya–tapi membuatnya lebih buruk. Kuba komunis yang kelahirannya dibantu Che adalah sebuah kegagalan yang tak terbantahkan, lebih dimiskinkan dan lebih terbelenggu daripada Kuba sebelum “pembebasan”. Dengan segala reformasi sosial yang sering didengung-dengungkan kaum kiri, ternyata tingkat melek huruf di Kuba lebih tinggi di masa sebelum Castro merebut kekuasaan dan rasisme terhadap warga kulit hitam tidak separah sekarang. Sesungguhnya para pemimpin Kuba sekarang lebih banyak yang berkulit putih daripada pada masa berkuasanya Batista.
Di luar Kuba, mitos Che telah mengilhami ribuan mahasiswa dan aktivis di seantero Amerika Latin yang rela mengorbankan nyawa dalam perang gerilya yang sia-sia. Golongan kiri, yang terpesona rayuan Che, memilih perjuangan bersenjata daripada mengikuti pemilihan. Dengan berbuat demikian, terbuka jalan naiknya kediktatoran militer. Amerika Latin belum sembuh dari akibat Guevarisme yang bukan dikehendakinya.
Sebenarnya 50 tahun setelah revolusi Kuba, Amerika Latin tetap terpecah-belah. Negara-negara yang menolak mitologi Che dan memilih demokrasi dan pasar bebas, seperti Brasil, Peru, dan Cile, mengalami kemakmuran yang belum pernah mereka nikmati sebelumnya: persamaan, kebebasan, dan kemajuan ekonomi yang tercapai dalam persatuan. Sebaliknya negara-negara yang tetap bernostalgia dengan Che , seperti Venezuela, Ekuador, dan Bolivia, pada saat ini tengah berada di jurang perang saudara.
Che sebenarnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya sebagai bankir utama Kuba yang mengawasi pelaksanaan eksekusi mati, pantas dikenali dengan lebih baik. Bila epik dua bagian yang digarap Soderbergh mengenai Che ini berhasil di box office, para penyandang keuangannya mungkin menginginkan diproduksinya lanjutan cerita yang lebih mendekati kebenaran. Sudah pasti Soderbergh tidak akan kekurangan bahan untuk membuat “Che, The Untold Story”.

Kamis, 02 Februari 2012

Pengertian & Perbedaan Atom, Molekul, Ion, Unsur, Senyawa, Campuran


Desember 9, 2011

Posted by ahmad in Mineralogiopini
Tags: 
trackback
Ada yang tahu pengertian istilah2 diatas?, Mungkin beberapa dari kita, termasuk saya sendiri begitu dan masih sangat bingung dengan berbagai per-istilahan dalam bidang kimia.
Istilah – istilah tersebut sebenarnya sering kita dengar. Saking seringnya mendengar, kita anggap hal tersebut adalah hal lumrah, sehingga dianggap tidak perlu kita pertanyakan/permasalahkan, bahkan mungkin kita anggap hal tersebut sebagai hal2 biasa/sepele.
Walaupun begitu, tidak jarang ketika kita ditanya pengertian istilah2 diatas, yang ada malah “TINGTONG”, alias kebingungan, nah lho??.
Belakangan ini sy pun sadar hal itu.
8O “Sadar/dasar emang lo nya aj yg gtw?? ngapain aja dulu sekolah?? “
:mrgreen: terserah ah, yg penting gw masih mau berlajar lagi..
Berikut pengertian & perbedaan Atom, Molekul, Ion, Unsur, Senyawa, Campuran, yang sy rangkum, juga ta buat oret2annya, mudah2an jd ngerti. Maaf jika ada penjelasan yang salah/kurang pas, nanti boleh ditanya ke guru/dosennya ya :)
PARTIKEL PENYUSUN MATERI/ZAT
Partikel adalah sebuah satuan dasar dari benda atau materi. Bisa juga dikatakan Partikel merupakan satuan bagian terkecil dari suatu materi. Jenis Partikel ini ada 3 yaitu: atom, molekul, dan ion. Jadi baik atom, molekul, dan ion ke tiga-nya merupakan satuan terkecil dari materi yg secara umum disebut partikel
1. Atom adalahSatuan terkecil dari suatu materi yang terdiri atas inti, yang biasanya mengandung proton (muatan+) dan neutron (netral), dan kulit yang berisi muatan negatif yaitu elektron. Ada juga yang menyebutkan bahwa atom adalah partikel penyusun unsur.
Kedua pengetian ini semuanya benar. Yang pasti atom itu :
- punya proton, neutron, elektron, (kecuali pd Hidrogen-1, yg tidak memiliki neutron)
- punya karekteristik tertentu, yaitu punya jumlah proton dan elektron yang sama (jika tdk sama disebut ion)
- atom2 yang punya karakteristik yang sama dinamakan unsur,
Analogi sederhana: Setiap orang yang sering membaca, kita sebut sikutu buku, ceritanya kita punya 4 teman yang punya hobi membaca, sehingga kita simpulkan keempat teman kita ini sikutubuku karena punya kebiasaan yang sama. Jadi
teman kita= atom,
sama2 hobi baca= punya jumlah proton&elektron sama/ berkarakter sama,
sikutu buku=unsur
Anggapan yang salah
- gabungan/ikatan beberapa atom akan membentuk unsur (SALAH).
Yang benar: unsur adalah nama untuk kumpulan/himpunan atom yang punya karakter yang sama. Gabungan/ikatan dari beberapa atom bukan membentuk unsur tapi membentuk molekul. Bedakan himpunan dan ikatan..!
2. Molekul adalah: Gabungan dari beberapa atom unsur, bisa dua atau lebih. Artinya ketika berbicara molekul maka yang dibayangkan adalah gabungan atom2 (bukan 1 atom). Molekul adalah partikel terkecil dari suatu unsur/senyawa
- Jika gabungan dari atom unsur yang sama jenisnya maka disebut Molekul Unsur, Contohnya: O2, H2, O3, S8
- Jika gabungan dari atom unsur yang berbeda jenisnya maka disebut Molekul Senyawa, Contohnya: H2O, CO2, C2H5
3. Ion adalah: atom yang bermuatan listrik, ion yang bermuatan listrik disebut kation, dan ion yang bermuatan negatif disebut anion. Kation dan anion dapat berupa ion tunggal hanya terdiri dari satu jenis atom atau dapat pula berupa ion poliatom mengandung dua atau lebih atom yang berbeda.
Beberapa Kesimpulan:
Unsur itu partikelnya bisa berupa atom/molekul unsur. Unsur2 yang partikelnya berupa atom, berarti unsur tersebut bisa berdiri sendiri atau hanya mengandung satu atom saja, penulisannya ditulis dengan lambang unsurnya, misalnya C (karbon), He (Helium). Bila partikelnya berupa molekul maka artinya unsur tersebut dibentuk dari gabungan atom yang berjenis sama, dia tidak bisa berdiri sendiri, unsur2 tersebut ditulis dengan lambang unsurnya disertai dengan jumlah atom penyusunya. Contohnya: O2, H2. Makanya unsur oksigen tidak pernah ditulis hanya huruf O saja, melainkan ditambah angka 2 sebagai arti bahwa Unsur ini dibentuk dari 2 atom oksigen.
JENIS-JENIS MATERI/ZAT
Materi/Zat secara umum dibagi menjadi 2 bagian yaitu zat tunggal dan campuran. Zat tunggal dapat berupa unsur, atau berupa senyawa. Sedangkan campuran dapat berupa campuran homogen atau berupa campuran heterogen.
1. Unsur adalah: Sekelompok atom yang memiliki jumlah proton yang sama pada intinya. Jumlah ini disebut sebagai nomor atom unsur. Unsur didefinisikan pula sebagai zat tunggal yang sudah tidak bisa dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil.
Saya hanya ingin menekankan “unsur hanyalah sebutan saja untuk atom-atom yg yang punya karakter sama (punya jumlah proton yg sama)”. Sebagai contoh, semua atom yang memiliki 6 proton pada intinya adalah atom dari unsur kimia karbon, dan semua atom yang memiliki 92 proton pada intinya adalah atom unsur uranium.
Bisa dibilang unsur adalah atom itu sendiri, contohnya: jika ada H2O, maka kita bisa bilang: terdiri dari 2 atom hidrogen, dan 1 atom oksigen, padahal Hidrogen dan oksigen keduanya adalah unsur.
2. Senyawa: Senyawa adalah zat tunggal yang terdiri atas beberapa unsur yang saling kait-mengait. Senyawa dibentuk dari minimal unsur yang berbeda. Walaupun dibentuk dari unsur yang berbeda, namun senyawa tetap disebut zat tunggal, karena sifat-sifat unsur yang membentuknya tidak dapat di temukan pada senyawa. Dengan kata lain
Senyawa telah menjelma menjadi zat yang baru.
Contoh:
Reaksi antara Hidrogen(H) dan oksigen (O2), diperoleh zat baru yang disebut air, yaitu:
H + O2 ——–> H2O
Pada reaksi tersebut, dihasilkan zat baru yang sifatnya berbeda dari unsur-unsur penyusunnya. Hidrogen adalah gas yang sangat ringan dan mudah terbakar, sedangkan oksigen adalah gas yang terdapat di udara yang sangat diperlukan tubuh kita untuk pembakaran. Tampak jelas bahwa sifat air berbeda dengan sifat hidrogen dan oksigen.
Ciri khas senyawa adalah dia mempunyai perbandingan massa penyusun yang tetap, air tersusun dari oksigen dan hidrogen dengan perbandingan massa unsur oksigen banding hidrogen adalah selalu 8 : 1
Perbedaan Senyawa dan molekul
“setiap senyawa adalah molekul namun setiap molekul belum tentu senyawa”. Senyawa adalah gabungan minimal 2 atom berbeda, sedangkan molekul gabungan minimal 2 atom bisa sama bisa juga berbeda.
3. Campuran: Zat yang tersusun dari beberapa zat yang lain jenis dan tidak tetap susunannya dari unsur dan senyawa. Campuran merupakan materi yang terdiri dari dua atau zat tunggal. Materi yang kita jumpai sehari-hari hampir semuanya campuran. Bahkan kita sering membuat campuran bahan, misalnya ketika kita membuat kopi atau teh manis.
Campuran dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
  • Campuran homogen = Larutan
  • Campuran Heterogen = Suspensi, dan
  • Campuran yang keadaannya antara suspensi dan larutan = Koloid
3.1. Larutan  adalah: campuran dua zat atau lebih yang terdiri dari zat terlarut dan pelarut. Ukuran partikel larutan sangat kecil, kurang dari 1 nm, sehingga tidak dapat dilihat dengan menggunakan microskop ultra sekalipun. dan tidak dapat dibedakan antara zat terlarut dan medium pelarutnya. Zat dalam larutan tidak dapat dipisahkan melalui penyaringan.
Contoh larutan gula, kita tidak bisa membedakan mana gula mana air dalam larutan gula. Beberapa contoh larutan adalah larutan garam, larutan asam basa dan lain-lain.
3.2. Suspensi adalah: Suspensi adalah campuran kasar dan bersifat heterogen. Ukuran partikel suspensi lebih dari 100 nm.
Contoh suspensi adalah campuran terigu dalam air, apakah masih tampak terigu tersebut ? Jawabannya Ya, Masih. Campuran ini awalnya tampak seperti larutan yang keruh, tetapi lambat laun terpisah karena pengaruh gravitasi (mengalami pengendapan). Suspensi dapat dipisahkan melalui penyaringan. Contoh suspensi yang lain misalnya kapur dengan air, tanah dengan aires cendol, campuran batu kali dengan pasir dan lain-lain.
3.3. Koloid adalah: Koloid adalah campuran yang terdiri dari partikel terdispersi dan pertikel pendispersi. Ukuran partikel koloid terletak antara 1 nm – 100 nm. Atau dengan kata lain ukuran partikel koloid keadaannya antara suspensi dan larutan.
Contoh koloid adalah air susu, santan, air sabun, dan cat. Koloid tampak keruh tetapi stabil (tidak memisah/mengendap). Bahan dalam campuran koloid tidak dapat dipisahkan melalui penyaringan biasa, melainkan dengan menggunakan penyaring ultra.
Beberapa contoh koloid yang lain adalah susu, buih, santan, agar-agar, mutiara, gelas berwarna dan lain-lain